Ekologi politik nelayan
Indonesia adalah negara kepulauan (archipelagic state) terbesar di dunia. Kekayaan sumber daya laut begitu melimpah. Namun kenyataannya belum dikelola secara optimal. Masyarakat nelayan yang umumnya mendiami wilayah pesisir bahkan digolongkan sebgai kelompok masyarakat termiskin dan terpinggirkan dalam sytrata social masyarkat Indonesia.Ketergantungan kehidupan mereka pada ketersediaan sumber daya ikan menjadikan kualitas ekosistem sangat menentukan peningkatan kesejahteraan nelayan.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari artikel dan makalah yang tersebar dari berbagai media cetak Maupin seminar seminar sejak tahun 2001. Isu-isu dari artikel yang terangkum dalam buku ini dantaranya adalah menuju perikanan dan kelautan yang berkelanjutan, dekonstruksi ekologi politik nelayan, mare reservarum dan actor-aktor dalam ekologi politik, ekologi politik pasir laut, ekologi politik terumbu karang, ekologi politik pulau-pulau kecil, dan ekologi politik taman nasional
Isu tentang politikpembangunan kelautan dan perikanan dari Kabinet Gotong Royong hingga Kabinet Indonesia Bersatu mislnya gerakan bimas kelautan, gerbang mina bahari, pengesahan undang-undang perikanan, legislasi perikanan dan kelautan, prospek revitalisasi perikanan, evaluasi revitalisasi perikanan, sampai pada isu, masi perlukah Departemen Kelautan dan Perikanan.
Isu-isu global dan lokal yang juga terangkum dalam buku ini seperti ; ekspor perikanan Indonesia, dampak IPOA_IUU Fishing terhadap perikanan Indonesia, globalisasi perikanan, perikanan Indonesia versus Australia, masalah pencurian ikan, kebijakan kapal asing, pengopersian kembali Trawl, flu burung dan budaya makan ikan, kenaikan BBM, Ambalat dan Ocean plan.
Isu seputar nelayan misalnya memahami posisi social nelayan, kemiskinan dan modal social nelayan, konflik nelayan dan pengkaflingan laut, menimbang gerakan politik nelayan, nelayan dalam baying-bayang otonomi daerah, nelayan, wakil rakyat, dan pemilihan presiden, serta penyuluhan perikanan dan modal social nelayan. (Mardiah)







