A to z, budi daya biota akuatik, untuk pangan, kosmetik, dan obat-obatan
Ikan dan biota akuatik lainnya umumnya merupakan bahan pangan yang memiliki nilai gizi tinggi, yang telah dimanfaatkan oleh manusia, sejak manusia mulai berburu. Berdasarkan hasil penelitian para ahli gizi dan kesehatan membuktikan bahwa ikan dan berbagai jenis seafood sangat baik untuk kesehatan dan kecerdasan manusia. Hal ini disebabkan seafood rata-rata mengandung 20% protein yang mudah dicerna dengan komposis asam amino esensial yang sangat seimbang. Ikan juga mengandung omega 3 yang sangat penting bagi perkembangan jaringan otak dan mencegah terjadinya penyakit jantung, stroke, dan darah tinggi
Bab pertama dalam buku ini membahas tentang biota akuatik dan peradaban manusia, di mana kandungan gizi dalam biota akuatik secara tidak langsung mempengaruhi peradaban mausia, karena mengkonsumsi ikan menyebabkan meningkatnya volume otak yang berpengaruh tehadap kecerdasan. Dalam buku ini juga dibahas tentang komposisi kimiawi beberapa hasil perikanan, kandungan EPA dan DHA pada beberapa biota akuatik.
Selain tentang kandungan gizi juga dibahas tentang manfaat lain dari biota akuatik, seperti mangrove, lamun, karang yang juga bermanfaat untuk obat-obatan, serta rumput laut yang tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan makanan, tetapi juga dimanfaatkan dalam industri pangan, obat-obatan, kosmetik, dll.
Berbagai biota akuatik yang dibahas dalam buku ini adalah teripang, kuda laut, rumput laut, ikan gabus, penyu, cumi-cumi dan sotong, ikan hiu, ikan tuna, pedada, klorella, dan spirulinna. (Mardiah)







