Ikan Hias Air Tawar
Nugroho Setiawan 17.2.02.018 Desain Maket Tambak Udang vannamei
(Litopenaues Vannamei) dengan sistem intensif berdasarkan pengmatan di UPT
Budidaya Air Tawar dan Payau Desa Gelungan Kecamatan Panarukan
Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Di bawah bimbingan Bapak Nasuki, S.Pi, MP
dan Bapak Setyawan Dwi Nugroho, ST.MT selaku dosen pembimbing.
Dalam bidang arsitektur, terdapat suatu istilah yang disebut dengan
sebutan maket. Maket merupakan tambahan atas rancangan arsitektur dan
sebagai cara utama untuk menyampaikan ide dan menggambar tata ruang.
Maket mengandung segi karakter seperti lubang, proyeksi, jendela, serta
rancangan atap. Kita dapat melihat secara langsung desain bangunan, gedung,
ataupun tata letak wilayah budidaya seperti tambak udang melalui objek tiruan
tiga dimensi berukuran mini menyerupai bentuk aslinya (Hermita, 2015).
Maksud dari pelaksanaan Kerja Prakter Akhir ini adalah untuk
berpartisipasi aktif dan mampu merancang maket sesuai tata letak area tambak
udang di UPT. Budidaya Air tawar dan Payau Desa Gelungan, Kecamatan
Panarukan, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur.
Tujuan dari pelaksanaan Kerja Praktek Akhir ini adalah untuk
meningkatkan keterampilan dalam proses pembuatan maket, serta dapat
mengelola tata letak bangunan pada area tambak secara efisien sesuai dengan
lokasi budidaya di UPT. Budidaya Air tawar dan Payau Desa Gelungan,
Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur.
Kerja Praktek Akhir telah dilaksanakan di UPT Budidaya Air Tawar Dan
Payau mulai tanggal 2 Maret sampai dengan tanggal 20 Maret 2020.
Tambak udang vannamei di UPT Budidaya Air Tawar dan Payau Desa
Gelungan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Lokasi Tambak udang
vannamei di UPT budidaya Air Tawar dan Payau merupakan wilayah yang
strategis berjarak kurang lebih 5 km dari pusat kota Situbondo, jauh dari wilayah
industri dan dibangun diluar wilayah padat penduduk dengan jarak lebih kurang 8
km dari pantai.
Pada pembuatan Maket desain Tambak udang Vannamei secara intensif di
perlukan alat dan bahan sebagai berikut yaitu penggaris, pulpen, cutter, lem
kayu, lem super glue, PVC lembaran, Fiber, Papan kayu jati, gabus, Tumbukan
genteng, DLL. Adapun tahap - tahap pada proses pembuatan maket yaitu,
Menggambar layout Tambak udang, Pengaplikasikan gambar layout ke papan
kayu jati, Pembuatan miniatur kawasan tambak udang, pengecatan alas maket,
pembuatan tekstur tanah, penaburan tekstur rumput, penempelan dan
penempatan miniatur, pembuatan lampu, pembuatan interior, Finishing dan
penyeselesaian maket Tambak udang.
Kesimpulan pembuatan yang di dapat pada Kerja Praktek Akhir (KPA)
dengan judul Desain Maket Tambak Udang Vanname (Litopenaues Vannamei)
dengan sistem berdasarkan pengamatan di UPT Budidaya Air Laut dan Payau
Desa Gelungan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo adalah sebagai
berikut :
1. Proses pembuatan maket tambak udang berlangsung 1,5 bulan
2. Alat dan bahan yg digunakan dalam proses pembuatan meliputi penggaris,
pulpen, cutter, PVC lembaran, fiber, papan kayu jati, lem super glue, cat
kiloan, lem kayu, baterai, dll
3. Dimensi maket yaitu 60 cm x 90 x 10 cm
4. Proses pembuatan maket meliputi Menggambar layout, Pengaplikasikan
gambar layout, pembuatan miniatur, pengecatan alas maket, pembuatan
tekstur tanah, penaburan tekstur rumput, penempelan dan miniatur, pembuatan lampu, pembuatan interior, penyeselaian maket tambak
udang.
Saran :
1. Sebelum proses pembuatan maket di lakukan sebaiknya penempatan
ruang dan tata letak pada lahan budidaya harus dibuat secara efektif dan
efisien melalui layout terlebih dahulu untuk meminimalisir pengeluaran
biaya produksi.
2. Perlu adanya struktur organisasi yg jelas dan rinci pada suatu usaha
budidaya agar lebih terarah.
3. Kurangnya data terkait ukuran – ukuran bangunan dan lahan. Sebaiknya
sebelum meninggalkan Tempat praktek alangkah baiknya minta data
terlebih dahulu agar pembuatan maket tambak udang bisa tertata dan
teratur dengan baik.
4. Pada proses pembuatan maket saat pembelian lampu maket tidak sampai
pada tujuan akibatnya lampu maket tidak sesuai apa yg kita harapkan.
Sebaiknya kalau mau beli barang secara online di lihat terlebih dulu toko
online nya.
Hermita, R. (2015).







