Manajemen pemasaran value added product di UD. Berkah Adi Putra Kelurahan Tumpang Kecamatan Talun Kabupaten Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur
Salah satu cara mempertahankan agar mutu produk ikan dapat dipertahankan serta dapat ditingkatkan nilainya adalah melalui pengolahan value added product yang merupakan salah satu bentuk pengolahan dan pengawetan ikan secara modern, dengan memberi bahan-bahan tambahan sehingga daya tahan lebih lama, aman dikonsumsi serta banyak diminati masyarakat.
Dengan adanya inovasi-inovasi baru pada produk perikanan guna memenuhi permintaan pasar terhadap produk menjadi peluang bisnis yang sangat potensial. Hal tersebut tidak lepas dari sistem pemasaran yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih.
Maksud dari pelaksanaan KPA adalah untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran vallue added product di UD. Berkah Adi Putra.
Tujuan dari pelaksanaan Kerja Praktik Akhir (KPA) yaitu
1. Mempelajari proses managemen pemasaran produk value added di UD. Berkah Adi Putra.
2. Mengetahui alur proses pemasaran produk value added di UD. Berkah Adi Putra.
3. Mengetahui strategi dan alur distribusi pemasaran produk value added di UD. Berkah Adi Putra.
4. Ikut berpatisipasi aktif dalam kegiatan pemasaran produk value added di UD. Berkah Adi Putra Kelurahan Tumpang Kecamatan Talun Blitar.
Kerja Praktik Akhir dilaksanakan 19 Maret – 6 Juni 2018 di UD. Berkah Adi Putra. Untuk mencapai tujuan dari Kerja Praktik Akhir ini, maka metode yang digunakan yaitu metode survei, magang, observasi dan wawancara langsung kepada pemilik usaha tersebut
Produk olahan yang diproduksi di UD. Berkah Adi Putra ada 5 macam produk yaitu : tahu lele, sosis lele, siomay lele, bakso lele, dan nugget lele. Dengan proses pengolahan meliputi penyiangan, pencucian, pemisahan daging dan tulang, pencampuran dengan bumbu-bumbu, pencetakan adonan, pengukusan, pendinginan, pengemasan dan pelabelan serta penyimpanan.
Manajemen pemasaran sangat dibutuhkan oleh UD. Berkah Adi Putra untuk menciptakan dan membangun pemasaran yang stabil dan baik, agar proses pemasaran berjalan dengan baik dan terjalinnya hubungan yang baik dengan para konsumen serta dapat tercapainya pasar sasaran.Pelaksanaan menejemen yang dilakukan mulai dari proses awal perencanaan, organisasi, pelaksanaan, dan pengawasan dalam kegiatan usahan.
Di UD. Berkah Adi Putra juga menerapkan fungsi manajemen meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penyusunan (stuffing), pengarahan (directing), pengawasan (controling).
Adapun sarana manajemen pada UD. Berkah Adi Putra diuraian juga pada sarana manajemen yang meliputi man, money, materials, machines, methods, dan market
Strategi pemasaran UD. Berkah Adi Putra melakukan strategi tersebut dengan mengumpulkan dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan perusahaannya serta peluang dan ancaman perusaan (SWOT) setelah itu menentukan cara pemasaran yang tepat, dengan hasil yang diperoleh dari evalusi tersebut adalah strategi S – O yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada dengan mempertahankan kualitas produk yang dimiliki sehingga konsumen percaya bahwa produk yang ditawarkan selalu dalam keadaan baik, dan juga dapat memberikan pelayan dan saluran penjualan menjadi lebih baik dengan menambah agen penjualan yang sudah tersebar di beberapa kota besar sehingga produk yang dipasarkan dapat diperjual belikan di banyak daerah
Sistem pemasaran yang dilakukan di UD. Berkah Adi Putra adalah pemasaran langsung, pemasaran semi langsung, dan pemasaran tidak langsung.
Segementasi pasar bertujuan untuk menargetkan satu segmen pasar atau lebih dan dapat menetukan daerah pemasaran yang lebih bayak konsumennya, di UD. Berkah Adi Putra pasar sasaran yang dituju adalah seluruh kalangan.
Dari data penjualan yang diperoleh pendapatan yang diterima dalam satu bulan oleh UD. Berkah Adi Putra adalah 139.996.000 dengan jumlah produk yang terjual 13.903 pack. Dan untuk biaya pemasaran yang dibebankan dalam satu bulan adalah Rp 10.364.180, dengan akumulasi biaya perpack adalah Rp 745,5/pack.
Sarana prasarana pemasaran yang digunakan UD. Berkah Adi Putra adalah keranjang, kardus, lakban, pisau, spidol dan untuk prasarana adalah ruang penyimpanan, freezer dan mobil pickup.
Kesimpulan,
• Produk olahan ikan yang diproduksi oleh UD. Berkah adi Putra ada 5 produk yaitu : sosis ikan, nugget ikan, siomay ikan, tahu ikan, dan bakso ikan
• Segmentasi pasar yang dituju adalah seluruh tingkat masyarakat. Sistem pemasaran yang digunakan adalah secara langsung, semi langsung dan tidak langsung. Untuk segmentasi daerah pemasaran yang paling banyak jumlah konsumennya dilihat dari tingkat pemesanan adalah daerah Blitar dan Jogja.
• strategi pemasaran yang lebih tepat digunakan adalah strategi S – O yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada
• Kendala pemasaran yang dimiliki adalah tidak memiliki SDM untuk melakukan pengiriman jarak jauh sehingga masih tergantung pada agen travel, kurangnya ketelitian dari pihak travel atau sering terjadi penundaan jadwal pengiriman.
• Produk yang paling banyak penjualananya adalah tahu lele dengan jumlah 4.462 pack dengan pendapatan Rp 44.962.000 dan produk yang sedikit penjualannya adalah sosis lele dengan jumlah 1.530 pack dengan pendapatan Rp 13.570.000.
• Untuk biaya pemasaran yang dibutuhkan dalam satu bulan kegiatan pemasaran di UD. Berkah Adi Putra adalah Rp 10.364.180, atau biaya yang dibutuhkan untuk satu pack produk adalah Rp 745,5 perpack







