<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5807">
<titleInfo>
<title>Kedaulatan pangan maritim:</title>
<subTitle>dinamika dan problematika</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Didit Herdiawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Lembaga Ketahanan Nasional RI</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv, 224 hlm.; ilus.: 23 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pangan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia agar dapat bertahan hidup. Pentingnya ketersediaan pangan bagi masyarakat suatu negara adalah menjadi menjadi isu strategis setiap pemerintahan. Ketahanan pangan merupakan suatu kondisi dimana terpenuhinya pangan bagi negara maupun perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutu.
Dalam buku ini penulis mencoba menjabarkan landasan berpikir bahwa laut dapat menjadi instrument  yang dapat mewujudkan kedaulatan dan ketahanan  pangan bagi bangsa Indonesia. Semboyan Jalesveva Jayamahe yang bermakna “Justru di Laut Kita Jaya” menjadi semangat yang tidak pernah berhenti untuk menyampaikan bahwa laut dapot menjadi sumber kesejahteraan rakyat Indonesia.
Perubahan pola pandang masyarakat bahwa pemanfaatan sumber pangan laut terutama sektor perikanan tidak hanya dikenal sebagai hasil tangkap nelayan kemudian
disantap sebagai lauk pauk saja tetapi dapat diandalkan menjadi penyangga utama kekuatan ekonomi Indonesia Pergeseran budaya konsumsi masyarakat juga perlu dilakukan, jika selama ini hanya mengenal dan tergantung pada sumber pangan darat, maka, mulai saat ini  kita juga harus melihat laut sebagai sumber penyediaan kebutuhan pangan yang menjanjikan. Perubahan ini juga dilandasi pemikiran semakin terbatasnya jumlah lahan di darat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat, yamg menyebabkab berkurangnya lahan pertanian. (Mardiah)</note>
<subject authority=""><topic>Makanan, Persediaan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Produksi Pangan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pangan Laut</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Ketahanan Pangan</topic></subject>
<classification>363.8</classification><identifier type="isbn">9786027384521</identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Politeknik Kelautan dan Perikanan Library Management System</physicalLocation>
<shelfLocator>363.8  DID k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">B07973</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo</sublocation>
<shelfLocator>363.8  DID k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>NULL</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>5807</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-03 11:16:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-28 13:55:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>