Teknik pembuatan tambak udang
Udang merupakan salah satu komoditas ekspor hasil perikanan yang mampu mendatangkan devisa bagi Negara. Oleh sebab itu budidaya udang, menjadi perhatian utama. Yang menjadi pembahasan adalah tentang udang windu. Keberhasilan budidaya udang windu di tambak sangat dipengaruhioleh ketersediaan lahan pertambakan yang memenuhi syarat, baik fisik kimia, maupun biologis. Disamping itu juga factor social ekonomi masyarakat di sekitar tambak.
Hal pertama yang diperhatikan dalam pembuatan tambak udang adalah menentukan lokasi tambak dengan mempertimbangkan empat aspek yaitu, aspek ekologis, aspek tanah, aspek biologis dan aspek social ekonomis.
Aspek ekologis yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tambak udang adalah iklim dan suhu lingkungan, kuantitas dan kualitas air, salinitas, pasang surut air, arus air, pola hujan dan rembesan, serta polusi air.
Aspek tanah diataranya topografi, tekstur tanah, keasaman tanah, kandungan bahan organic, kedalaman topsoil, dan unsur hara. Aspek biologis misalnya, sumber benih, sifat udang, organisme lain, vegetasi dan kelestarian lingkungan. Spek social ekonomis misalnya lokasi, transportasi, tenaga kerja, ketersedian alat dan bahan, pasar dan harga, perizinan dan dukungan pemerintah
Pembahasan tentang pembuatan tambak mencakup tentang desain, tata letak dan konstruksi tambak. Desain, tata letak, maupun konstruksi pada tambak mencakup petakan tambak, pematang tambak, pintu air tambak, dan saluran air. (Mardiah)







