Ekonomi kelautan
Selain geopolitik, laut juga memiliki peran geoekonomi. Laut mengandung kekayaan alam yang sangat besar dan beraneka ragam, baik yang dapat diperbaharui, tidak dapat diperbaharui, energi kelautan; maupun jasa-jasa lingkungan kelautan seperti pariwisata bahari dan transportasi laut.
Pembahasan dalam buku ini diawali dengan pembahasan tentang batasan wilayah pesisir, potensi pembangunan wilayah pesisir dan lautan, permasalahan pembangunan wilayah pesisir dan lautan, tujuan dan sasaran pembangunan wilayah pesisir dan lautan.
Pada bab-bab selanjutnya, pembahasannya mencakup ; perilaku ekonomi masyarakat wilayah pantai; krisis ekonomi dan reposisi sektor kelautan dan perikanan; kemiskinan dan ketidakberdayaan nelayan; masyarakat nelayan dalam perspektif sosial budaya; masalah pembagian hasil tangkapan ikan; analisis ekonomi usaha nelayan dan dan sistem pengawetan /pengolahan ikan; dasar pertimbangan pengembangan daerah pantai; pembangunan masrayarakat desa pantai dan pengelolaan sumber daya alamnya; lembaga penjamin kredit bagi pengembangan ekonom masyarakat pantai; potret keluarga nelayan propinsi Riau; gambaran sektor perikanan propinsi Sumatra utara; rumah tangga nelayan, fenomena mikro (studi kasus : pantai barat Sumatera). (Mardiah)







