Sanitasi higiene dan keselamatan kerja dalam pengolahan makanan
Sanitasi merupakan bagian penting dalam proses pengolahan pangan yang harus dilaksanakan dengan baik. Sanitasi dapat didefinisikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit tersebut. Secara luas, ilmu sanitasi merupakan penerapan dari prinsip-prinsip yang akan membantu memperbaiki, mempertahankan, atau mengembalikan kesehatan yang baik pada manusia. Berkaitan dengan proses pengolahan pangan, secara khusus didefinisikan sanitasi sebagai penciptaan atau pemeliharaan kondisi yang mampu mencegah terjadinya kontaminasi makanan atau terjadinya penyakit yang disebabkan oleh makanan.
Proses produksi makanan dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi persiapan, pengolahan, dan penyajian makanan. Oleh karena itu sanitasi dalam proses pengolahan pangan dilakukan sejak proses penanganan bahan mentah sampai produk makanan siap dikonsumsi. Sanitasi meliputi kegiatan-kegiatan aseptik dalam persiapan, pengolahan, dan penyajian makanan; pembersihan dan sanitasi lingkungan kerja; dan kesehatan pekerja. Secara lebih terinci sanitasi meliputi pengawas- an mutu bahan makanan mentah, penyimpanan bahan, suplai air yang baik, pencegahan kontaminasi makanan dari lingkung- an, peralatan, dan pekerja, pada semua tahapan proses.
Pencegahan kecelakaan serta pelatihan untuk menjamin ke- selamatan kerja merupakan prosedur standar yang harus di- penuhi, baik di lingkup industri besar, maupun institusi lainnya. Program keselamatan dan kesehatan kerja ini juga harus diterap- kan pada industri jasa boga, sehingga terjadinya kecelakaan kerja dapat dihindari atau sekurang-kurangnya diminimalkan. (Mardiah)







