Budaya bahari: dari Nusantara menuju Mataram moderen
Buku ini merupakan kumpulan tulisan dan bunga rampai karya sang penulis yang tersebar di bebagai tempat. Tulisan-tilisan yang terhimpun dalam buku ini memperlihatkan kecintaan penulis terhadap bahari nusantara khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta. Berbagai aspek kebaharian mulai dari potensi, peluang, tantangan, dan ancaman, terkait sumber daya hingga politik ekonomi kebaharian dikemukakan dan diulas dalam buku ini.
Buku ini dibagi dalam empat bagian, yakni prolog, bahari nusantara, bahari mataram moderen, dan epilog. Pada bagian dua tentang bahari nusantara, misalnya tedapat tiga belas tulisan, diantaranya : Kebangkitan Kelautan Nusantara : Realita atau Utopia; Merine Scince Education in Indoneia : A Sleaping Giant; Agenda 100 hari Pemerintah SBY di Bidang Kelautan dan Perikanan; Ambalat : strategi Pengelolaan Kawasan Bahari Nasional; Apa yang Terjadi Bila Minyak Tumpah di Laut?, dan lain-lain.
Pada bagian Bahari Mataram Moderen, terdapat 25 tulisan di antaranya ; Demitologi Nyi Roro Kidul?; Dialog Selatan: Optimalisasi Pemberdayaan Kawasan Pesisir DIY; Strategi Pengembangan Energi Bagi Nelayan di Peesisir Selatan DIY; Wisata Ubur-Ubur, Mungkinkah? Hari Nusantara 2012 Saatnya Berputar Haluan ke Arah Laut: dan masih banyak tulisan lainnya. (Mardiah).







